Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Kamis, 29 Maret 2012
Metode Baru Untuk Membungkus Suplemen Gizi Dalam Makanan
Info : Metode Baru Untuk Membungkus Suplemen Gizi Dalam Makanan
Seorang ilmuwan makanan dari Purdue University, AS, telah mengembangkan metode baru membungkus suplemen gizi dalam makanan berbasis produk, suatu teknik yang dapat memungkinkan konsumen untuk menaburi antioksidan, vitamin dan senyawa bermanfaat lainnya pada makanan mereka.
Penelitian asisten profesor ilmu makanan Srinivas Janaswamy mengatakan
Sabtu, 24 Maret 2012
Inulin Dapat Membantu Mengurangi Kadar Lemak dalam Produk Roti
Inulin dapat membantu mengurangi kadar lemak dalam produk roti : info
Inulin, serat makanan yang ditemukan dalam berbagai macam buah-buahan, sayuran, dan rempah-rempah, dapat digunakan sebagai pengganti lemak dalam produk roti tanpa mempengaruhi selera mereka dan fungsi, menurut sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Politècnica de Valencia, Spanyol .
Karena lemak memiliki nilai tertinggi energik dibandingkan dengan
Selasa, 13 Maret 2012
Info : Program Wirausaha 2012 untuk Mahasiswa
Program Wirausaha 2012 untuk Mahasiswa
Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2009 menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia semakin banyak, 34,05 juta penduduk dan permasalahan pengangguran hingga saat ini telah mencapai 11% dari 222 juta penduduk dan bahkan lulusan Perguruan Tinggi semakin sulit mendapatkan pekerjaan dan kenyataan bahwa sebagian besar lulusan perguruan tinggi adalah pencari kerja daripada pencipta lapangan pekerjaan, hal ini disebabkan karena asistem pembelajaran/kurikulum yang diterapkan di berbagai perguruan tinggi disusun hanya diarahkan untuk
Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2009 menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia semakin banyak, 34,05 juta penduduk dan permasalahan pengangguran hingga saat ini telah mencapai 11% dari 222 juta penduduk dan bahkan lulusan Perguruan Tinggi semakin sulit mendapatkan pekerjaan dan kenyataan bahwa sebagian besar lulusan perguruan tinggi adalah pencari kerja daripada pencipta lapangan pekerjaan, hal ini disebabkan karena asistem pembelajaran/kurikulum yang diterapkan di berbagai perguruan tinggi disusun hanya diarahkan untuk
Langganan:
Postingan (Atom)

